Driver Gojek Online Tak Terima Foto Dipajang, Atas Fitnah dan Dugaan Mencuri di Resto Mie Gacoan

 

Saber Pungli.com – Bandar Lampung – Seorang driver gojek online bernama Maruli Rotua Pandiangan mengaku keberatan atas tindakan salah satu Resto Mie Gacoan yang beralamat di jl. ZA Pagar Alam Bandar Lampung yang diduga memajang foto dirinya di area gerai dengan narasi seolah-olah ia melakukan pencurian.

Kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WIB, saat Maruli menerima orderan pengantaran Mie Gacoan dengan tujuan konsumen di Jl.Kopi Gedung Meneng Raja Basa Bandar Lampung,dengan nilai transaksi kurang lebih Rp.450 ribu.

Namun, setibanya di lokasi tujuan, pesanan tersebut diketahui tidak pernah ada dan diduga merupakan order fiktif, dan di cancel by sistem dari gojek setelah ada laporan ke pihak Gojek ,oleh driver Gojek Maruli.

“Setelah saya sampai di titik pengantaran, ternyata tidak ada yang merasa memesan. Orderan itu kemudian dibatalkan oleh sistem,” ujar Maruli saat dikonfirmasi, (Rabu 4 Februari 2026)

Tak lama berselang, sekitar pukul 13.00 WIB, Maruli mendapat kabar dari rekan sesama driver bahwa foto dirinya dipajang di Resto Mie Gacoan, yang dinilai menimbulkan kesan seolah-olah dirinya adalah pelaku pencurian.

Hal tersebut membuat Maruli merasa dirugikan secara moral dan nama baik.

Menurutnya, pembatalan pesanan terjadi bukan karena unsur kesengajaan, melainkan murni akibat sistem dan order fiktif dari pihak tidak bertanggung jawab.

“Yang saya tidak terima, orderan itu dibatalkan oleh sistem, tapi kenapa foto saya justru dipajang di gerai, seakan-akan saya ini maling,” tegasnya.

Sementara itu Sasya selaku Manager Mie Gacoan yang bertugas saat itu menjelaskan

” Sekitar tadi siang itu ada orderan sekitar 470 ribu sekitar 27 porsi mie,lalu tiba tiba ter cancel ,hal itu sering terjadi,akhirnya kami berinisiatif memajang wajah driver agar hal itu tidak terjadi lagi, “jelas Sasya, (Rabu 4 Februari 2026)

Ia juga menambah kan bahwa pihak nya tidak tahu kalau system’ di gojek itu kalo tercancel uang tetap masuk

” Kami berpikir orderan yang di cancel uang tidak masuk ke kami tapi kenapa pesanan sudah dibawa,karena kami merasa harus mengganti orderan yang sudah ke luar senilai hampir Rp. 500 ribu dan kami tidak bisa menghubungi pihak driver tersebut akhirnya kami mencoba memviral kan, “terang sasya.

Maruli selaku driver berharap pihak terkait dapat memberikan klarifikasi serta penjelasan terbuka, sekaligus menurunkan foto tersebut demi menjaga nama baik dan profesionalisme driver sebagai mitra aplikasi transportasi online.(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *