Saber pungli.com – Bandar Lampung – Satuan Tugas (SATGAS) Carry Team Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Way Halim merupakan bagian program dari Pemerintah Kota (PEMKOT) Bandar Lampung. Satgas ini proaktif melakukan penyisiran dan pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol serta kawasan padat. Menggunakan armada pick-up yang lincah, tim ini berfokus memaksimalkan kebersihan lingkungan dengan menjangkau area yang sulit diakses, termasuk gang-gang, untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sesuai dengan arahan dan program kerja Waiikota Bandar Lampung Bunda Eva, tujuan utama dari pembentukan Satgas carry team oleh UPT Way Halim yaitu meningkatkan Kulaitas kebersihan dan estetika kota di wilayah UPT Way Halim, Bandar Lampung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Bandar Lampung dalam optimalisasi pengelolaan sampah untuk menjamin kebersihan kota Bandar Lampung yang lebih efektif.
Team Carry
Dengan menggunakana armada pengangkut sampah yang efektif seperti Penggunaan mobil carry pick-up akan lebih memudahkan Satgas untuk menyisir dan mengangkut sampah secara mobile dijalan-jalan protokol dalam cakupan wilayah UPT Way Halim.
Team Tossa
Selain jalan protokol, tim ini juga memiliki jangkauan yang lebih luas dengan adanya armada/kendaraan penganggkut sampah beroda tiga dibarengi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh, dimana team ini diberi nama “Team Tosa”, team ini berfokus pada area padat penduduk dan gang-gang kecil untuk memastikan tidak ada sampah menumpuk yang dapat mencemari lingkungan dan dapat menyebabkan kesehatan masyarakat menjadi terganggu.
Pantauan Awak Media
Saat awak media turun untuk menggali data dan fakta di lapangan, pada Senin (23/02/2026) pukul jam 08.30 WIB, terlihat 2 orang bersama kendaraan roda tiga sedang melaksanakan kegiatan pengangkutan sampah di gang-gang yang ada di wilayah kecamatan Way Halim. Pada pukul 09.45 WIB dihari yang sama, Disalah satu jalan protokol yang berada dalam cakupan wilayah Kecamatan Way Halim, terlihat oleh awak media 3 orang bersama mobil carry pick-up juga sedang melakukukan kegiatan pengankutan sampah.
Tanggapan Masyarakat
Beberapa warga yang berhasil diwawancara oleh awak media mengatakan bila saat ini mereka tidak perlu khawatir untuk masalah sampah yang ada dilingkungan tempat mereka bermukim, karena setiap sampah yang mereka letakkan dihalaman depan rumah mereka akan lenyap hanya dalam hitungan jam saja. Mereka juga memberi apresiasi atas kinerja Walikota saat ini melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung dan Satgas Carry UPT Way Halim yang proaktif untuk menangani masalah sampah dilingkungan mereka.
“Alhamduliiah mas, saat ini kami tidak harus repot lagi untuk membuang sampah rumah tangga kami, sampah yang ada dirumah tinggal kami masukkan/bungkus kedalam wadah, kemudian kami letakkan di depan rumah, dalam hitungan jam sampah tersebut sudah lenyap diangkut petugas”, ujar salah seorang warga berinisial Jul.
Penjelasan Kepala UPT DLH Kecamatan Way Halim
Awak media yang turun kelapangan berhasil bertemu dengan Kepala Satgas Carry Team UPT Way Halim bernama Devni Ervandi, S.Pd untuk diwawancara terkait kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Carry Team. Kepada awak media Devni Mewakili Pemkot Bandar Lampung dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung menjelaskan bahwa Satgas Carry Team UPT Kecamatan Way Halim merupakan bagian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung yang proaktif melakukan penyisiran dan pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol, dikawasan padat penduduk hingga ke gang-gang yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat.
“Setiap dua jam sekali dilakukan penyisiran sampah di jalan Protokol agar jalan Protokol atau Jalan Utama didalam cakupan wilayah UPT DLH Kecamatan Way Halim selalu terjaga keadaannya dalam kondisi bersih, untuk setiap hari-nya bisa mencapai 4 hingga 6 putaran yang dilakukan oleh Satgas Carry, Selain itu pada pagi hingga siang hari dibantu oleh Team Tossa untuk pengangkutan sampah diwlayah padat dan sulit dijangkau”, Jelas Devni.
“Kegiatan pengambilan sampah sisiran oleh satgas carry UPT DLH Kecamatan Way Halim, dilakukan dari jalan Urip sumarjo, jalan Soekarno-Hatta (Jl. By Pass), jalan Ki Maja, jalan Sultan Agung, jalan Arif Rahman Hakim, kemudian Kembali lagi ke jalan Sultan Agung, ke jalan Ki Maja terus ke Jalan Urip kembali untuk selanjutnya akan didistribusikan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)”, tambah Devni.
Devni Juga berharap Masyarakat dapat berperan serta dalam pengelolaan sampah dengan menerapkan sistem 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) dan mendukung Program Bunda Eva/Walikota Bandar Lampung untuk terus menjaga kebersihan dilingkungan tempat tinggal kita masing – masing.
“Kegiatan 3R atau batasi sampah, guna ulang sampah dan daur ulang sampah adalah segala aktivitas mengurangi sampah, penggunaan kembali sampah yang layak pakai untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain, dan kegiatan mengolah sampah untuk dijadikan produk baru” Jelas Devni sembari menutup percakapan kepada awak media.(Red/Tim)










