Bangun Seluruh Ruas Jalan di Tanggamus Butuh Sekitar Rp3,6 Triliun

Oplus_131072

SaberPungli Com- Tanggamus.Harapan masyarakat untuk menikmati jalan mulus di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus masih menghadapi tantangan besar. Di tengah tingginya kebutuhan pembangunan infrastruktur, kemampuan anggaran daerah dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh perbaikan jalan secara menyeluruh dan sekaligus.

Hal tersebut terungkap dalam percakapan antara masyarakat dengan anggota DPRD Tanggamus, Zulki, pada Jumat malam (8/5/2026). Dalam perbincangan melalui WhatsApp itu, Zulki menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran pembangunan jalan di 20 kecamatan diperkirakan mencapai sekitar Rp3,6 triliun.

“Kalau semua jalan mau dibangun se-Tanggamus, 20 kecamatan, bisa lebih,” ujar Zulki.

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus. Sementara itu, kemampuan APBD daerah saat ini masih memiliki keterbatasan untuk merealisasikan seluruh pembangunan dalam waktu singkat.

Saat Pewarta media Saberpungli menanggapi dengan kalimat, “Berat ya pak dewan,” Zulki menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran tersebut jauh di atas kemampuan keuangan daerah.

“Kemana nyarinya Rp3,6 triliun, APBD kita aja gak sampai,” katanya.

Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menjawab harapan masyarakat. Di berbagai wilayah, sejumlah ruas jalan masih membutuhkan penanganan serius karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat, mulai dari jalur pendidikan, pertanian, perdagangan hingga pelayanan kesehatan.

Pada musim hujan, beberapa ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah dan menghambat mobilitas warga maupun pengangkutan hasil bumi masyarakat.
Meski demikian, Zulki menegaskan bahwa pembangunan jalan tetap akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Bertahap lah bangunnya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa usulan pembangunan yang belum terealisasi pada tahun 2026 akan menjadi prioritas pada tahun berikutnya.

“Intinya yang tidak masuk di 2026 nanti, itu menjadi prioritas di 2027,” jelasnya.

Bagi masyarakat, pernyataan tersebut menjadi harapan agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanggamus dapat terus berjalan secara merata dan berkelanjutan. Sebab jalan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperlancar aktivitas sehari-hari di berbagai wilayah pedesaan.( Kurdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *